"salah satu amal yang tidak akan putus pahalanya meski manusia telah meninggal dunia adalah ilmu yang bermanfaat"
Tampilkan postingan dengan label pangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pangan. Tampilkan semua postingan

VEROLA OPTIMA: Optimizing Vertical Organic Mini Landscape for Periurban Healthy Society

Kesehatan dan kecukupan pangan merupakan penentu kesejahteraan masyarakat. Di daerah periurban, masalah tersebut menjadi kritis karena peningkatan populasi penduduk menyebabkan ketiadaan lahan pertanian yang cukup untuk produksi bahan pangan berkualitas.

Alternatif untuk permasalahan lahan ini, adalah suatu sistem budidaya pertanian vertikal secara organik. Pertanaman vertikal organik mampu mengatasi keterbatasan lahan, air dan pengoptimalan pemanfaatan radiasi surya, sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan tanaman tertentu. Pertanaman vertikal ini dapat dioptimasi dengan tiga aspek utama, yaitu input sumber daya, pengelolaan, dan pemanfaatan hasil, sehingga menghasilkan jaminan peningkatan kesehatan masyarakat periurban, kemandirian pangan dan peningkatan pendapatan keluarga karena terbukanya peluang agribisnis baru.

Informasi selengkapnya mengenai konsep Verola Optima, aplikasinya dan lain-lain silakan hubungi penulis.

Tips Menghemat Konsumsi Beras

Berapa harga beras sekarang? Ini benar-benar pertanyaan.. bukan ngetes. Saya memang hampir tidak pernah beli beras (tinggal ambil aja di rumah banyak, tiap tahun panen). Tapi mendengar ricuh harga beras sekarang membuat saya tidak bisa tinggal diam. Anda keberatan dengan harga beras mahal? Maka berhematlah.. beres.
Menurut hasil browsing saya selama beberapa detik yang lalu ada laporan bahwa harga beras ada di sekitaran 7-10 ribu per kg, bahkan ada yang menyebut sampai 12 ribu. Waw! Itu bagus buat petani (kalau bukan karena margin pedagang yang terlalu tinggi). Tapi buat konsumen itu pasti sangat memberatkan, apa lagi buat anak kos.. ya kan? Maka dari itu, janganlah memaksa pemerintah menurunkan harga beras, apa lagi caranya dengan impor beras.. itu benar-benar menunjukkan inkonsistensi. Di satu sisi kita bilang mau meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tapi mementingkan perut sendiri, padahal dari SD sudah bilang iya iya kalau sebagian besar matapencaharian masyarakat adalah petani. Jadi sekarang pilih mana? Ego atau empati?
Kalau pilih empati, saya punya tips nih. Gak perlu puasa makan atau ngikut OCD Cuma gara

Baca juga

Kerja Sambilan Mudah dan Halal di Survei Online Berbayar #1

Mendapatkan bayaran dari mengisi survei sudah bukan hal asing . Lebih dari 70% orang online untuk mengisi survei . Mereka biasanya menj...